Daerah

Peringati Hari Anak Nasional ke-42, Bupati Ketapang Dorong Terwujudnya Kabupaten Layak Anak

Peringati Hari Anak Nasional ke-42, Bupati Ketapang Dorong Terwujudnya Kabupaten Layak Anak

​KETAPANG – Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 di Kabupaten Ketapang berlangsung khidmat di Balai Sungai Kedang pada Selasa (4/8). Acara strategis ini dihadiri langsung oleh Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, yang membawa pesan penting mengenai masa depan generasi penerus daerah. Mengusung tema “Sayangi Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan”, perayaan HAN 2026 ini menjadi momentum krusial bagi peningkatan kesejahteraan anak di Ketapang.

​Komitmen Kebijakan Pro-Anak dan Motivasi Generasi Muda

​Dalam kesempatannya, Alexander Wilyo menegaskan komitmen kuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ketapang untuk terus menelurkan kebijakan-kebijakan yang memprioritaskan kepentingan dan hak anak.

​Lebih lanjut, Bupati Ketapang memberikan suntikan motivasi kepada seluruh anak di wilayahnya agar berani menggantungkan cita-cita setinggi langit. Ia berpesan agar semangat belajar terus ditingkatkan sehingga generasi muda saat ini siap bertransformasi menjadi pemimpin, tenaga profesional, dan tokoh berpengaruh yang memajukan Kabupaten Ketapang serta Indonesia di masa mendatang.

​Sinergi Lintas Sektor Menuju Kabupaten Layak Anak

​Target menjadikan Ketapang sebagai Kabupaten Layak Anak tidak luput dari sorotan. Menurut Bupati, cita-cita ini tidak akan terwujud tanpa adanya gotong royong dari berbagai pihak.

​”Kami berharap sinergi yang kokoh antara Pemerintah Daerah, Forkopimda, instansi pendidikan, pelaku dunia usaha, hingga seluruh elemen masyarakat dapat terus ditingkatkan demi mewujudkan status Kabupaten Layak Anak,” tegas Alexander Wilyo.

​Menyongsong Visi Indonesia Emas 2045

​Perayaan Hari Anak Nasional 2026 di Balai Sungai Kedang ini sekaligus menjadi pengingat publik bahwa pemenuhan hak-hak anak adalah tanggung jawab kolektif, bukan hanya beban pemerintah semata.

​Melalui kolaborasi lintas sektor yang kuat, diharapkan Ketapang mampu mencetak generasi penerus yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga sehat fisik, serta memiliki akhlak mulia. Generasi unggul inilah yang nantinya akan menjadi pilar utama dalam menyukseskan visi besar Indonesia Emas 2045.

Tinggalkan Komentar